Pada umumnya, banyak wanita Indonesia yang menganggap keputihan adalah sesuatu yang wajar terjadi, walaupun itu seringkali menyebalkan. Boleh dikatakan hampir setiap wanita pernah mengalami keputihan. Seakan keputihan wanita dianggap sebagai tamu yang tak diacuhkan lalu pergi begitu saja. Tapi, tetap saja yang satu ini sangat tidak diharapkan kehadirannya. Masalahnya, masih terlalu banyak wanita yang tidak tahu apa itu keputihan dan mengapa keputihan terjadi. Apakah keputihan berbahaya ?
LadyFem Stabilkan Hormon Wanita
Bagaimana LadyFem Stabilkan Hormon Wanita
Selengkapnya bisa dilihat di banner di samping tentang bagaimana ladyfem bisa menstabilkan hormon wanita.Kembalikan Elastisitas Vagina
Banyak orang memang belum tahu apa itu manjakani. Sebetulnya manjakani merupakan tumbuhan legendaris yang secara turun temurun telah terbukti mampu membantu mengatasi problem seksual, khususnya bagi wanita. Tumbuhan ini dapat menjaga organ intim secara alami yang memberikan sensasi khusus bagi wanita. Manjakani telah dikenal sejak sekitar tahun 2725 sebelum Masehi di Mesir, dan telah berabad-abad dimanfaatkan secara luas di Arab, Iran, India, China dan Melayu. Di Indonesia walaupun belum populer, namun tumbuhan ini banyak dijumpai di berbagai daerah.Mengenal Jenis-Jenis Keputihan
KEPUTIHAN
Salah satu penyakit yang perlu dikenal oleh kaum wanita adalah Keputihan. Perkenalan ini tentu bukan untuk disayangi dan dipelihara tetapi untuk diobati, walaupun tidak semua Keputihan Vagina memerlukan pengobatan. Maka dari itu, pertama tama harus dibedakan dahulu, mana keputihan yang normal terjadi pada setiap wanita dan mana yang tidak. Keputihan Vagina atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau fluor albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.
Keputihan
Keputihan adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan berbagai kondisi yang menyebabkan infeksi atau peradangan pada vagina. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi vagina disebabkan oleh organisme seperti bakteri, ragi, atau virus, maupun oleh iritasi dari bahan kimia dalam krim, semprotan, atau bahkan pakaian yang kontak dengan daerah ini.


